POLDA DIY Berkomitmen Melindungi Waria sebagai Warga Negara

by
Aliansi Waria Peduli Yogyakarta
Aliansi Waria Peduli Yogyakarta (AWPY) melakukan audiensi ke Ditreskrimum POLDA DIY,Rabu (8/8)

Kepolisian Daerah DIY mendukung perlindungan hak-hak Waria. Hal tersebut ditegaskan oleh AKBP Wahyu Tribudi dalam pertemuan dengan Perwakilan Aliansi Waria Peduli Yogyakarta (AWPY) di MAPOLDA DIY,Rabu (8/8)

Aliansi Waria Peduli Yogyakarta (AWPY) melakukan audiensi ke Ditreskrimum POLDA DIY untuk memastikan pemenuhan Hak sebagai Warga Negara khususnya dalam menciptakan perlindungan dari kekerasan berbasis Seksual dan Gender yang dilakukan oleh kelompok-kelompok Intoleran.

Perwakilan Aliansi Waria Peduli Yogyakarta (AWPY) dari KEBAYA, IWAYO, PONPES WARIA diterima baik oleh AKBP Iqbal Yudhi, AKBP Wahyu Tribudi dan Kompol Retnowati bagian Ditreskrimum POLDA DIY.

AKBP Wahyu Tribudi mendukung perlindungan bagi komunitas Waria di Yogyakarta.
“Kami POLDA DIY akan memberikan perlindungan, pengayoman dan jaminan keamanan bagi teman-teman. Sebab siapapun orangnya memiliki kedudukan yg sama di hadapan hukum. Ormas-ormas yg melakukan tindakan kekerasan dan represi silahkan dilaporkan saja. Jika kami tidak melakukan tugas perlindungan ini, silahkan melaporkan kami ke Kapolri”, ucapnya tegas.

Sementara itu, Kompol Retno menyampaikan pentingnya diskusi antara Aparat Kepolisian dengan masyarakat terkait dengan Seksualitas, Gender dan Kesehatan Reproduksi.

“Saya rasa perlu adanya sosialisasi terkait dengan gender dan seksualitas, mungkin kita bisa bekerja sama terkait hal itu. Nanti akan kami sampaikan ke bapak pimpinan. Agar kami yg ada di sini juga lebih paham perbedaan waria, gay dan lesbi. Karena selama ini kami menganggap hal itu sama semua”

Bu Shinta, ” kami dari komunitas waria di DIY mengharapkan perlindungan keamanan dari pihak kepolisian. Sebab sebentar lagi akan ada pesta demokrasi dan tidak menutup kemungkinan isue tentang LGBT akan digoreng kembali. Jangan sampai kejadian di tahun 2016 terulang kembali dan membuat teman-teman waria trauma untuk kesekian kali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *