GENDER

Jaringan LGBT Yogyakarta, Menuntut Pengakuan Keberagaman Seksual

Jaringan LGBT Yogyakarta, gabungan lembaga peduli hak-hak LGBT, Perempuan, dan Gender menuntut dihapuskannya kekerasan dan tindak diskriminatif berbasis orientasi seksual. Mereka melakukan aksi damai di depan Gedung Agung dan Kantor Pos Besar Malioboro, Yogyakarta, Minggu (17/5).

Pasalnya, seru mereka, sejak 17 Mei 1990, organisasi kesehatan dunia, WHO, telah mencoret homoseksual sebagai daftar penyakit gangguan jiwa. Homoseksual adalah sesuatu yang wajar dan bukan penyakit yang mengganggu. Meskipun telah 19 tahun dihapuskan, stigma dan diskriminasi terhadap kelompok LGBT masih memprihatinkan dan berujung pada pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Sebagian besar, masyarakat masih mencibir dengan keberadaan teman-teman LGBT. Banyak dari teman-teman waria yang mendapat kekerasan fisik, verbal, dan seksual yang dilakukan petugas Satpol PP saat melakukan razia. “Ada acara TV swasta yang melecehkan identitas waria,” tutur Sonya, salah seorang peserta aksi.

Menurut Sonya, pemerintah nasional dan daerah ternyata belum memberikan perhatian cukup terhadap keberagaman orientasi seksual. Terbukti, banyak kebijakan yang merugikan kelompok ini. Misalnya, Perda Kota Palembang, yang menyatakan LGBT penyakit masyarakat yang harus diberantas.

Dalam aksinya, Jaringan LGBT Yogyakarta menyampaikan berbagai seruan. Misalnya, seruan untuk menghentikan kekerasan berbasis orientasi seksual, mencabut peraturan yang diskriminatif terhadap LGBT, menciptakan perubahan di bidang hukum Indonesia yang melindungi hak-hak LGBT, dan mensosialisasikan Yogyakarta Principles yang memuat sekumpulan prinsip-prinsip Ham terkait dengan orientasi seksual dan identitas gender.

Selain longmarch dan penyampaian orasi, aksi damai juga dimeriahkan dengan aksi teatrikal para mahasiswa Sekolah Tinggi MMTC Yogyakarta. “Ini wujud kepedulian kami akan keberagaman orientasi seksual,” ujar Rori, koordinator aksi teatrikal.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top