Launching YOTHA di Hari Remaja Internasional

by

Dua belas Agustus 2010 merupakan peringatan Hari Remaja International yang ditetapkan oleh PBB. Bertepatan dengan hari tersebut, Youth Association (YOTHA) memperkenalkan dirinya kepada publik dengan melakukan launching, pemotongan tumpeng, dan panggung ekspresi. Kegiatan yang diadakan di Old Friends Cafe ini juga diisi dengan buka puasa bareng dan penampilan seni dari para remaja.

Launching YOTHA dengan tema ”All Different All Equal” tampak dari berbagai penampilan para remaja dari berbagai komunitas, misalnya tarian dari remaja sekolah, aksi band dari remaja lesbian, dan lipsync dari remaja waria. Penampilan dari berbagai komunitas tersebut juga mewakili komunitas-komunitas yang menjadi bagian dari asosiasi remaja ini, yaitu remaja sekolah, remaja desa, remaja LGBTIQ, remaja jalanan, remaja pekerja seks, dan remaja difabel.

Latar belakang terbentuknya YOTHA bermula dari Konferensi Remaja 2010 yang dilaksanakan pada tanggal 16-17 Juli di Yogyakarta, diikuti oleh 40 remaja dari delapan komunitas remaja dengan identitas yang berbeda. Sebelum Konferensi berlangsung telah ada pertemuan awal yang menghasilkan kesimpulan bahwa remaja memiliki ragam identitas beragam namun bisa saling menguatkan jika bersama. YOTHA menjadi wadah bagi komunitas remaja Yogyakarta untuk berkumpul dan berdiskusi. Hal tersebut dirasa perlu dimiliki untuk mendorong lahirnya ide-ide kreatif yang dapat mendukung komunitas remaja dalam memperjuangkan hak-haknya yang selama ini terbungkam oleh dogma dan stigma.

Kondisi di atas tercermin dari visi YOTHA yang ingin mewujudkan tatanan masyarakat dan sistem pemerintahan yang adil, yang menjamin terpenuhinya HAM setiap remaja tanpa membedakan status sosial, status kesehatan, pilihan profesi, orientasi seksual, dan identitas gender. Visi ini kemudian dirasionalisasikan menjadi sebuah misi, yaitu pendidikan dan penyadaran publik tentang hak-hak remaja, menjamin pengakuan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak remaja, serta memperjuangkan akses layanan ramah remaja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *