Tidak Tabu Lagi Membincang Seksualitas

by

Ketabuan mendiskusikan seksualitas manusia sama sekali tidak tampak pada Diskusi Seksualitas LGBT Goes to Campus yang diadakan di Universitas Negeri Yogyakarta untuk memperingati International Day Against Homophobia (IDAHO) 2013 pada Rabu (15/05/2013).

Sekitar 30 peserta yang merupakan mahasiswa anggota UKM Ekspresi UNY tampak antusias dan aktif terlibat dalam diskusi yang membahas orientasi seksual, identitas gender, perilaku seksual dan bagaimana menggunakan perspektif yang tidak bias saat menulis tentang LGBT.

“Informasi tentang orientasi seksual yang kurang seringkali membuat orang salah kaprah dan menduga-duga,” kata Lingga, fasilitator diskusi tersebut. Masih banyak juga orang yang beranggapan homoseksualitas bisa disebabkan oleh trauma atau pola asuh keluarga, seperti yang ditanyakan oleh salah satu peserta diskusi mengenai apakah kekerasan dalam rumah tangga dapat mempengaruhi orientasi seksual seseorang. Pertanyaan ini muncul karena ia memiliki teman yang gay dan diduga ke-gay-annya karena menyaksikan kekerasan di antara kedua orangtuanya. Jawaban justru diberikan oleh peserta lain yang mengatakan, “Jika seorang homoseksual ditanya sejak kapan menjadi homoseksual, bagaimana kalau dibalik, sejak kapan para heteroseksual menjadi heteroseksual, gimana jawabnya?”

Diskusi juga disisipi permainan kecil yang menjadikan suasana semakin cair. Peserta diminta untuk memasangkan sejumlah istilah seputar seksualitas dengan pernyataan yang cocok. Di akhir sesi, peserta diajak untuk menganalisa sejumlah pemberitaan di media online yang mengangkat isu homoseksual. Seorang peserta memberikan komentar atas berita tentang seorang gay yang meninggal setelah melakukan hubungan seksual,

“Lha terus kenapa? Kalau itu terjadi pada heteroseksual, ini tidak akan jadi berita. Artinya isu homoseksualitas itu masih dianggap sesuatu yang bisa menaikkan rating pembaca.”

IDAHO sendiri merupakan agenda tahunan yang diperingati setiap tanggal 17 Mei, untuk mengkampanyekan anti diskriminasi terhadap LGBT. Tahun 2013, jaringan yang terdiri atas berbagai lembaga dan komunitas mengangkat tema “Stop Homophobic Cyberbullying” sebagai isu kampanye. Rangkaian acara terdiri dari program LGBT Goes To Campus, Bombing dan Kumpul Warga di Alun-alun Selatan Yogyakarta sebagai acara puncaknya.

“Harapan kita sebagai panitia adalah IDAHO tahun ini dapat berlangsung ramai dan damai, dan kampanye dapat menghasilkan efek mengurangi diskriminasi pada teman-teman LGBTIQ, atau setidaknya memberi perspektif lain yang positif mengenai LGBTIQ terhadap masyarakat luas,” kata Igna, Panitia Peringatan IDAHO 2013. (Emil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *